Apakah kau pernah mengalami kejang atau step? Atau kau merasa ada yang salah dengan sistem syarafmu?
Jika kau pernah merasakannya, kutaksir ibumu tidak pernah memberimu kopi saat kau masih bayi, kawan.

Sejak aku bayi, ibuku selalu memberi kopi untuk mencegah hal-hal tersebut. Hal itu berlanjut hingga aku beranjak remaja dan dewasa. Ibu telah membuat kopi sebagai pemegang hak paten di rutinitas pagi hari keluarga kami. Secangkir kopi yang dibuatkan oleh ibu (kalo sekarang oleh istri) begitu banyak manfaatnya, begitu banyak aspek yang dapat dijadikan argumen disini.

Secara psikologis, dia dapat memperkuat ikatan batin antara pembuat dan penikmat, dan sesama penikmat kopi tentunya. Selalu akan terdapat ikatan emosional yang kuat dari interaksi sosial ini, apalagi jika kopi dibuat dengan penuh rasa cinta kasih.

Sedangkan dari aspek biologis, sudah banyak tulisan-tulisan tetanggaku yang mengulasnya. Misalnya yang didapatkan dari Harvard Women Health’s yang mengatakan bahwa konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak. Namun dari hal itu tentu saja terdapat efek negatif dari kopi, kadar kafein. Tentunya berbeda untuk setiap orang berapa kadar kafein yang diperlukan olehnya. Jika kurang atau melebihi jumlah yang dibutuhkannya, maka tentu saja akan timbul efek negatif dari kopi.

So, sudahkah kamu ngopi pagi ini? Dan jangan lupa, be smart to consume it ya

Advertisements